Pertanyaan itulah yang memicu lahirnya ZippBiz. Selama bertahun-tahun di industri pemasaran digital, kami menyaksikan siklus yang menyakitkan: entrepreneur pemula maupun brand menengah bekerja siang malam menciptakan produk unggulan, beriklan di Meta Ads dan Google Ads dengan risiko tinggi, namun keuntungan bersihnya perlahan habis digerogoti oleh tagihan langganan SaaS luar negeri yang semakin mahal, kenaikan kurs dollar, serta potongan komisi platform transaksi yang tidak masuk akal.
Lebih buruk lagi, ketika toko Anda mulai ramai, beban server cPanel atau VPS konvensional mulai melambat (*down*), menyebabkan calon pembeli pergi dan anggaran iklan Anda terbuang sia-sia. Dan jika akun platform Anda terkena suspend sepihak, seluruh database pelanggan yang Anda bangun bertahun-tahun lenyap dalam sekejap.
Belum lagi mimpi buruk transaksi keuangan: ketergantungan mutlak pada satu pintu payment gateway yang kaku. Ketika gateway mengalami gangguan server, sistem callback gagal, atau pembeli melakukan human error (salah nominal transfer), dana penjualan bisa tersangkut berhari-hari hingga berminggu-minggu. Bagi pengiklan Meta Ads dan TikTok Ads, dana yang tertahan adalah bencana karena mematikan arus kas harian untuk memutar kampanye iklan.
Itulah sebabnya kami membangun arsitektur ZippBiz di atas infrastruktur serverless paling canggih di dunia: Cloudflare Global Edge Network & D1 Database. Melalui teknologi ini, toko online Anda berjalan di lebih dari 300+ kota di seluruh dunia secara instan, menyajikan kecepatan loading di bawah 0.5 detik di HP pembeli, dan memberikan kuota jutaan request tanpa perlu membayar sewa server sepeser pun.